Jokowi, Pemimpin yang Berjiwa Merdeka

Malam tadi, Rabu 18 Mei 2011, Mata Najwa di Metro TV menampilkan sosok Joko Widodo, akrab dipanggil Jokowi, Walikota Solo yang fenomenal.

Saya punya testimoni pribadi terhadap seorang Jokowi. Tanggal 14-16 Januari 2011 lalu saya traveling ke Solo dengan beberapa teman. Perjalanan ini terinspirasi liputan di majalah Tempo di awal Januari yang menurunkan investigasi 8 kota kecil layak huni di Indonesia. Ini adalah antitesa pola urban development di kota besar yang semakin tidak manusiawi. Kebetulan beberapa teman sepermainan adalah arsitek dan aktivis transportasi kota. Tertarik dengan liputan itu, kami pengen melihat langsung. Kami pun memilih kota yg feasible dikunjungi over the weekend. Kami memilih Solo. Berangkatlah kita backpacking ke sana.

Di Solo kami menginap di Hotel Rumah Turi, the first eco-friendly hotel in Solo (www.rumahturi.com). Kebetulan owner hotel tersebut, Pak Paulus Mintarga, adalah kenalan teman saya. Kita ngobrol-ngobrol ngalor ngidul di teras hotelnya seharian. Singkat cerita, sampailah pada topik penataan kota Solo yang semakin apik di bawah kepemimpinan Jokowi, walikota yang sangat dicintai warganya. Kami sangat penasaran dengan cerita pak Paulus. Beliau bercerita dengan sangat bersemangat. Semburat kebanggaan jelas terpancar ketika ia bercerita seorang Jokowi yang sangat tegas tapi berpihak pada rakyat kecil, seorang Jokowi yang inovatif dan egaliter, seorang yang visioner tapi tetap membumi, seorang yang sangat bersih, lurus dan berintegritas, seorang yang merakyat sampai hampir tiap malam bisa ditemui di lorong2 pasar dan jalan-jalan kota Solo sedang berdialog dengan warganya.

Penasaran, kami iseng meminta waktu bertemu dengan beliau. Ternyata pak Paulus bisa membantu. Katanya, gak susah ketemu pak Wali. Asal beliau memang tidak ada jadwal, beliau selalu bisa menerima tamu. Nyaris tanpa protokoler!!! Siang itu juga dia menelpon rumah dinas pak wali, dan jam 6 sore nya pak Wali ternyata berkenan menerima kami! Agak2 takjub juga sih.

Tanpa persiapan, jadilah kami berkunjung ke rumah dinas Walikota Solo yang sangat historical (bangunan kolonial berarsitektur paduan Jawa-Victorian) peninggalan abad 18. Saya hanya berkaos, bercelana jins, dan memakai sendal!:p.

Tanpa sungkan Pak Jokowi menerima kami yang bukan siapa2 ini dengan ramah, tulus, dan sederhana. Memang dahsyat jiwa egaliter sosok satu ini. Kebetulan teman saya yg arsitek memang ada rencana acara Ikatan Arsitek Indonesia di Solo, sehingga itulah yg kami jadikan topik pembuka. Kata pak Jokowi, rumah dinas ini toh rumah rakyat. Sudah ribuan warga Solo yang berkesempatan berkunjung ke sana. Jangan sampai rakyat kesulitan bertamu ke rumahnya sendiri. Itu menjelaskan kehangatan rumah dinas ini, berbeda dengan rumah pejabat lainnya yang selalu terkesan angker dan berjarak.

Hampir dua jam kami berdiskusi dengan pak Jokowi. Tak terhitung berapa buah kalimat “powerful” yang terlontar selama itu. Pola pikirnya benar-benar out of the box. Ide-ide nya sangat progresif. Selain cerita suksesnya soal penataan kota (penataan PKL, penyulapan taman kota, pembangunan ruang publik, visi “menghutankan” Solo, pembangunan pusat kebudayaan, ketegangan terkait konflik kepentingan dan kiat-kiat menyelesaikannya, pembenahan transportasi publik, penataan minimarket dan pasar modern, reformasi birokrasi pemda, dan masih banyak lagi), ia juga bercerita soal kegemarannya menikmati musik cadas. Band favoritnya ternyata Napalm Death, Fear Factory, Exodus, Black Sabbath, Metallica, dan Sepultura…:D. Walikota yg gaul dan asyik, hehe. Dia cerita dia punya akun facebook pribadi yang dia maintain sendiri tanpa asisten. Di waktu luang dia selalu merespon secara personal komen/saran/masukan yang dilontarkan warga di wall nya. Dalam hati saya langsung berdecak, what a kind! Gila ni orang, benar2 totally merubah mindset pejabat dan birokrat!

Dalam perjalanan organisasi maupun pekerjaan, saya berksempatan bertemu dengan cukup banyak pejabat pemerintahan. But I can tell, this man is different. Sosok Pak Jokowi benar-benar memberikan harapan dan angin segar untuk masa depan Indonesia. Gak heran di pilkada terakhir kemaren, pak Jokowi menang 91 persen! Ia benar2 dicintai warganya. Kampanyenya nyaris tanpa modal, spanduk dan baliho aja bisa diitung pake jari:p

Penampilannya dari luar, jujur aja, tidak meyakinkan, hehe. Dia selalu tampil sederhana, tidak suka menonjolkan diri. The true leader, memang harus dilihat dari karakter.

Kelak, ketika anak-anak muda semakin banyak yang berkiprah di politik, semoga bisa meneladani sosok seperti beliau. Menjadi pemimpin yang berkarakter, berintegritas, tidak sarat kepentingan, menghindari politik transaksional, dan bekerja keras dengan tulus untuk kepentingan warganya. Ternyata bisa kok terjun ke politik dan bermain bersih seperti itu. Pak Jokowi juga punya satu karakter yang menurut saya sangat menentukan keberhasilannya: prinsip “get things done”. Ia tidak berhenti pada konsep, tapi memimpin dan bekerja keras hingga eksekusinya berlangsung dengan sempurna. Pembenahan yang ia lakukan tidak adhoc, tapi sistemik. Ia punya kemampuan khusus mengidentifikasi akar masalah dan bottleneck yang ada, sehingga penguraian benang kusut bisa berlangsung lebih cepat. Above all, ia melakukan itu semua dengan sangat humanistik, mengedepankan prinsip2 kemanusiaan.

Pak Jokowi juga bercerita bahwa salah satu strategi pemerintahannya yg terpenting adalah membangun trust. Trust harus diraih. Trust bisa dibangun dengan dialog, memenuhi janji, dan menunjukkan bukti nyata. Setelah trust diperoleh, jalan akan semakin mudah. Begitulah cara dia menertibkan PKL yang sudah puluhan tahun mendominasi tata kota Solo. Ia jg adalah tipe orang yang mengutamakan substansi dan tidak terlalu peduli dengan kemasan apalagi pencitraan. Itulah yang membuat ia tampil beda, selalu bisa membuat terobosan.

Saya menyudahi dialog sore itu dengan kesan yang sangat mendalam. Sisa waktu traveling kami sempatkan mengunjungi “legacy” pak Jokowi di seantero kota Solo. Kami mengunjungi Taman Kota Balekambang di sebelah utara GOR Sriwedari, yang tampak seperti Central Park di New York dalam skala kecil:p. Tempat ini dulu penuh dengan gelandangan dan PSK, tapi sekarang jadi arena ruang publik bagi semua warga. Kami beli suvenir di Kampung Batik Kauman, yang gang-gangnya mengingatkan pada labirin di kota Roma menuju Trevi Fountain (ini lebay sih haha). Kami menikmati pedestrian di jl. slamet riyadi, menyaksikan bis trans-solo (sayang gak sempet naek). Kami nongkrong di Ngarsodipuro, pasar malam salah satu tempat Jokowi menampung PKL. Tempat ini juga jadi tempat ruang publik bagi warga. Ada remaja-remaja anggota komunitas breakdance yang lagi latihan, dll. Senang ngeliatnya. Warga kota jadi punya ruang publik selain Mal. Sangat sehat untuk perkembangan jiwa.

Semoga lebih banyak lagi ada sosok-sosok yang berkpribadian mandiri dan berjiwa merdeka seperti Jokowi di Republik ini.

Advertisement

54 Responses to “Jokowi, Pemimpin yang Berjiwa Merdeka”

  1. Hafif Says:

    Menakjubkan.., andaikan ada banyak ‘Jokowi’ yg menjadi walikota di Republik ini.., tentu output otonomi daerah akan berbeda dengan keadaan saat ini…, btw ijin copas yah bro..! :)
    Thanks.

    Regards,
    Hafif
    Hafif

  2. jtraharjo Says:

    Hai fif, silakan copas aja bro. Thanks udah mampir. Btw, tantangannya sekarang adalah bagaimana menginstitusionalisasikan “wisdom of the leader” ini..:)

  3. mas-tony Says:

    ya negeri ini butuh pemimpin yang demikian

  4. kharisma Says:

    beuhhh,,,pak wali ku ini memang OK punya,,,go for RI 1 pak,,,saya bangga jd warga SOLO yg ngelantang ke JKT,,,dan sering menceritakan ttg Bpk di kota seruwet ini…

  5. titiw Says:

    Gila, keren banget pak jokowi! Aku ngimpiin dari dulu ada taman publik yg bener2 bisa jadi alternatif hiburan. Org2 kita haus hiburan, dan jangan sampai demi hiburan, orang jg jadi super konsumtif dengan hanya berkiblat ke arah mall. Nice writing :)

  6. Blontank Poer Says:

    Kok komentarku tak masuk, ya?

  7. Blontank Poer Says:

    Tulisan jernih dan bagus banget. Semoga beliau bisa menata Solo menjadi jauh lebih baik lagi. Tantangannya besar dan berat, cita-cita beliau sering tertatih-tatih ketika hendak diwujudkan lantaran banyaknya kepentingan dari banyak tokoh dan individu di Solo.

    Tapi, walau kelihatan ngalahan, saya yakin Pak Jokowi tegas dalam banyak hal yang kurang baik untuk penataan Solo. Semoga tak ada pihak dan kekuatan yang menyeretnya ke mana-mana. Kehausan akan sosok pemimpin yang cakap dan adil, biar dinikmati orang Solo, Jawa Tengah dan sekitarnya dahulu. Jangan membawa beliau ke sarang harimau seperti Jakarta yang bagai rimba raya dengan beragam penghuni, termasuk manusia-manusia buas.

    • jtraharjo Says:

      Makasih mas. Trip ke solo waktu itu berkesan bgt. Thanks udah mampir dan nemenin kita makan malam waktu itu, hehe. Kita beda pendapat soal SMI, tapi satu pendapat soal Jokowi nih..Haha. Looking forward to c u again mas:)

  8. dobelden Says:

    hiks sudah pernah ikutan acara disolo,sayang blm sempat ketemu pak wali yg satu ini..

  9. Billy Says:

    JokoWi-Ahok (BTP) untuk presiden-wapres 2014!

  10. wina Says:

    tadinya menghayal…bisa ngk nyewa Obama,mahatir muhammad,atau tokoh fiksi Arol di film boolywood PAA yg jd presiden karena smart.tegas,bertanggung jawab,punya integritas tinggi mimpin negara.Untuk di jadiin pemimpin negri ini.
    Tapi kayak nya sekarang NGK PERLU deh…negara ini punya secercah cahaya untuk maju..ada pak JOKOWI..dan masih yakin masih banyak di negri ini seperti dia…BANGKIT YA INDONESIA…SAMA-SAMA KITA MAJU..

  11. maha Says:

    saya diceritakan seorang teman yang melihat sendiri, saat itu dia menambal ban di pinggir jalan kota solo sana. Lalu seorang dg sepeda dan topi lebar mendatangi tukang tambal ban, berdialog dg sabar, mengajak tukang tsb utk mau direlokasi esok hari agar daerah situ bisa tertata rapi. Tidak lupa memberikan uang utk biaya relokasi, itupun masih ditanyai, ‘kurang tidak pak?’
    Tentu dengan senang hati si bapak tambal ban akan pindah!

    Dan ketika si orang bersepeda itu agak menjauh dan membuka topinya, barulah ketauan itu pak jokowi sendiri.. teman saya sampai kaget. (udah kayak dongeng ya? hahaha)

    Ditambah lagi si bapak Jokowi tidak pernah mengambil gaji utk kepentingannya. Uang tsb ia gunakan utk membantu org2 yang sering datang kerumahnya utk meminta bantuan. What a true ‘wakil rakyat’… :)

  12. jelliarko palgunadi Says:

    Tambahan wawasan saya tentang Pak Jokowi, Ternyata kita punya perasaan kekaguman yang serupa. Semoga tulisannya menjadi pencerah bagi lebih banyak orang. Salam !

  13. talitha Says:

    kak Joko, what an inspiring writing!! Benar-benar penyegaran di tengah pemberitaan-pemberitaan buruk mengenai wakil rakyat.

    We should really spread the words supaya banyak yang bisa mengikuti jejak Pak Jokowi. Dengan adanya pemimpin-pemimpin seperti ini, saya jadi merasa optimis bahwa we are on the right track towards better Indonesia! :)

    ditunggu tulisan-tulisan berikutnya kakak!

  14. Aang Rangga Says:

    Hebat!!! meskipun saya bukan warga solo, tapi saya bangga atas apa yang dilakukan oleh Jokowi, semoga dengan semangat Jokowi akan dapat melahirkan 1000 Jokowi yang lain…. Bravo SOLO karena telah berhasil melahirkan seorang pemimpin seperli JOKOWI..

  15. ari setyaji Says:

    Pernah ada temen cerita salah satu sekolah di solo akan kedatangan walikota. Seluruh siswa sudah pada ribut dan ingin menyaksikan iring2an walikota, tapi kegiatan sekolah tetap dilaksanakan.
    Sampai menjelang usai jam sekolah ternyata iring2an walikota tidak muncul. Saat murid menanyakan hal itu pada gurunya dapat jawaban kalo pak walikota sudah datang pake sepeda onthel. Dan setelah urusannya selesai langsung kembali ke kantornya. Kayaknya wak walikota tidak mau mengganggu kegiatan belajar…

  16. ita Says:

    kebetulan sedang ‘ngumpulin’ koleksi tulisan ttg beliau. rencana mau penelitian tentang sosok ini. pertama kali membaca profil beliau akhir 2008, ketika majalah tempo menerbitkan 10 kepala daerah berprestasi. saat itu juga, sebersit harapan akan Indonesia yang lebih baik dimasa mendatang kembali menyala. izin copas mas, buat nambah2 data.

  17. dedy Says:

    Cuma satu kata: “Luar biasa!”
    mudah2an ngga cuma ada 1 orng Jokowi di Republik ini, saya yakin bbrp tahun lagi muncul puluhan bahkan ratusan pemimpin yang sekaliber pak Jokowi ini.. mudah2an saya salah satu nya.. hehehe…

  18. gedepegik Says:

    ini nih…pemimpin yg kita semua rakyat Indonesia impikan…sederhana, tegas, adil, bijaksana, merakyat, selalu welcome sama masyarakatnya…wuihhh…andaikan pak Jokowi jadi presiden…pasti Indonesia 180 derajat berbeda…koruptor gak bakal punya tempat…segala macam mafia, tukan suap pasti kehilangan gigi…hhh. POKOKE PAK JOKO WIDODO “TOP BGT”…

  19. mas pras Says:

    jokowi kita dukung sebagai RI 1, beliau adalah satrio piningit yang akan menghantarkan nusantara jaya raya. 2012 tidak ada kiamat,melainkan perubahan era dimana kemakmuran yang dijanjikan majapahit telah datang,begitu pula ramalan joyoboyo mjd kenyataan.

  20. Ants Says:

    Harapan besar untuk Indonesia yang lebih Maju…
    Tolong … di jangkiti spirit nya Pak Jokowi sampe ke Borneo ……

  21. Nuraeni Says:

    semangat terus pak…
    merdeka!!!

  22. siti khosidah Says:

    Ya. Yang kaya gini yang kita cari…

  23. ertha Says:

    seandainya si kumis membaca n mempelajari apa yang pak Jokowi lakukan sebagai pemimpin….
    bisa gak yee jakarta tanpa kekerasan yang sering di lakukan aparat2 daerah kepada PKL???
    kagum!!!!

  24. ezra Says:

    Rock In Solo…

  25. joko Says:

    solo gitu lho…
    tapi aku tersanjung juga karena beliau pernah pake kaos produk aku. tks Pak

  26. Fredy Akay Says:

    Mas, ijin copas juga ya,.. agar lebih banyak calon-calon pemimpin yang terinspirasi dengan gaya kepemimpinan Bapak Joko Widodo.
    Trims.

  27. tony Says:

    great….hebat2…bangga membacanya

  28. Agus Budiono Says:

    Liputan yang sangat bagus… Saya mendapatkan link ini dari wikipedia, di profil pak jokowi. Selamat… selamat… :)

  29. septian dedy nugroho Says:

    ini ceritaku tentang pak jokowi…ini yang aku alami tahun ini…waktu aku jalan dengan temenku, kami mampir makan di sebuah rumah makan disolo. kami memesan banyak makanan waktu itu (buka puasa terakhir dan mumpung habis dapet thr) tanpa disengaja setelah hidangan kami sudah habis datang pak jokowi tanpa dipanggil oleh siapapun beliau mendatangai kami dan menjabat tangan kami satu persatu, ternyata temenku adalah mantan tetangga beliau 15 tahun yang lalu….alangkah senangnya kami…..pak jokowi sosok pemimpin yang ibarat kacang yang tidak lupa sama kulitnya…..akhirnya pada waktu mau bayar bon …eh ternyata sudah dibayarin oleh beliau….pak Jokowi memang the best….

  30. Bintang Fajar Says:

    Sayangnya PDIP gak bakalan rela kalo “orang luar” spt pak Jokowi jadi RI 1. Nunggu Mega dulu, trus Puan, trus…, trus…, dan trus…. Pak Jokowi entar dulu.
    Mudah-mudahan ada partai lain yang mau mengusung beliau jadi RI 1. Karena rakyat kita butuh pemimpin seperti beliau. Amien…
    Kayaknya kalo JK-JW (Jusuf Kalla – Joko Widodo) atau JW-JK bakalan klop tuh, sama-sama tegas dan gak suka protokoler

  31. faizfata Says:

    sebagai generasi muda
    jd lebih terinspirasi,termotivasi
    Pak Jokowi memang mantap

  32. agustine Says:

    Pak Jokowi memang hebat…Bangga sebagai orang Solo….Sangat mengagumkan dan merakyat..benar2 bisa menata birokrasi…dulu pelayanan masyarakat yg lama dan ruwet menjadi sangat cepat dan mudah…bahkan utk simbol atau tanda PNS balaikota utk berkumpul atau masuk dan pulang ny menggunakan alunan gamelan..Anda bisa membuktikan nya bila datang atau melewati Balaikota Pukul 7 pagi…keren sekali….bnr2 pemimpin untuk rakyat…

  33. Ubaidillah Says:

    Kalau Pak JOKOWI nyalon RI 1, Saya orang pertama yang memilih beliau. Ga usah kampanye pak buang2 uang saja. saya tetep coblos gambar Bapak…

  34. kreasiinsan Says:

    ini baru pemimpin yang benar…mau turun ke bawah melihat keadaan rakyat yang dipimpinnya. jadi ingat khalifah umar bin khattab yang angkat sendiri karung gandum untuk satu keluarga yang kelaparan. Dua jempol tuk Pak Jokowi. GREATEST LEADER.

  35. Adit Says:

    Izin co-pas ya. Tulisannya bagus sekali :)

  36. _airamalia Says:

    tulisannya inspiratif mas…ijin di copas ya :)

  37. Fandi Says:

    Inilah negarawan sejati yg “merakyat”, punya nurani jg pnya jiwa seni yg tinggi. Penyeimbang bwt jalani segala problematika hidup dan tugas keseharian Pak Jokowi . Bravo Pak Jokowi…!!!
    Tulisan Mas Jtraharjo informatif bgt. Mhn izin u/copas n Tq mas…

  38. AdiTya Kusuma Says:

    Ing Ngraso sung Tulodho, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani…..<=- dia nyaris sempurna melakukan itu semua.
    dan semua yg mengenalnya sangat antusias untuk menceritakan tentang sosok beliau(ciri2 tokoh yg sangat berpengaruh dalam jagat raya)……sungguh sosok yg benar2 berkharisma.dan layak menjadi seorang pemimpin……siap2 pak untuk menuju level berikut`nya yang lebih menantang ditahun 2014….semoga anda sosok penyempurna untuk menuju kemakmuran yang dijanjikan majapahit dan ramalan joyoboyo yg menjadi kenyataan dan bukan ramalan konyol murahan yg tak terbukti……dan terima kasih saya sangat terinspirasi.

  39. orang bandung asli Says:

    Kapan yahh walikota kaya gini di Bandung., atmosfer bandung ama solo kayaknya gak jauh beda dulu. tapi kalo dibandingin sekarang jauh banget bandung.. hiks hiks…

  40. norman Says:

    JK, JW ato JW,JK seperinya akan membawa hujan lebat disaat kemarau berkepanjangan yg dirasakan rakyat Indonesia.,

  41. CM Says:

    muantab……. muantab… membaca tulisan dan komentar2 ini bikin merinding karena kekagumanku tentang sosok beliau

  42. s@L Says:

    Ijin kopas Bro… semoga jadi inspirasi bagi para pemimpin negeri ini dan bagi kita semua..

  43. akbar Says:

    Saya kagum ..mrinding ..menitikkan air Mata baca tulisan Dan komentar pembaca …hampir sudah berpuluh2 Kali saya ke solo Dan saya tanya sopir taxi…pedagang asongan ttentang P Joko W ..semua bblang pemimpin yang baik ..merakyat..anti korupsi..suka mendengar suara rakyat Dan sederhana ..anti kkn ..banyak certain menarik ttg Jw selamat ..Pak rakyat menunggu Bpk jd RI 1

    Akbar dr Sumbawa

  44. arizka Says:

    ikutan bangga da terharu meskipun bukan orang solo..
    bener2 pemimpin yg dibutuhkan rakyat saat ini..

  45. wyill Says:

    Setuju banget ama bapak satu ini untuk memimpin Jakarta even Indonesia, cuma terlalu banyak mafia-mafia di jakarta ini. Malah banyak mafia yg sekelas birokrat dan didukung ama oknum-oknum aparat. Jadi agak pesimistis pilkada berjalan jujur.

  46. santosa Says:

    Sudah saatnya Indonesia mempunyai pemimpin yang seperti pak Jokowi ini, mau turun untuk tahu masalah rakyatnya dan memperbaiki kehidupan rakyatnya. Saya jadi ingat cerita sewaktu Sri Sultan Hamengku Bowono IX membantu seorang pedagang dengan mengantarnya ke Pasar Beringhardjo, tanpa si pedagang mengetahui siapa yang membantunya. Saya lahir di Solo, tapi saat ini tinggal diluar kota Solo, merasa bangga membaca tulisan ini. Semoga beliau tetap konsisten, berhasil dengan cita-citanya, juga semoga timbul pemimpin lain yang serupa, sehingga tercapai Indonesia yang adil dan makmur.

  47. WENDRA Says:

    Wahai pemimpim masa depan yang aku kagumi, walau aku bukan WARGA SOLO, tapi aku adalah warga Indonesia yang sangat mimpi mempunyai pemimpin seperti Bapak Jokowi, majulah terus Pak dan aku doakan dari Bali agar Bapak menjadi RI 1 sehingga Repulik ini bisa bangkit dan rakyatnya menjadi terhormat di muka bumi ini, Rakyat membutuhkan pemimpin seperti Bapak majulah pak, tetesan air mata rakyat akan mengantarkan Bapak menjadi pemimpin di Republik ini, majuterus Pak……… M E R D E K A >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.